Pengaduan Online

Di Posting Rabu, 8 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
SD NEGERI BARAN 02, Kab. Semarang, Jawa Tengah

kepada yth.kemdikbud,kami mau menanyakan untuk login harus memakai registrasi,dan password. kami sudah mengisikan dengan benar sudah berkali-kali tetap tidak bisa masuk. trimakasih. bagaimana caranya.

Tim BOS Menjawab:
Jumat, 10 Mei 2013

kalau tidak berhasil dengan USERNAME dan PASSWORD tersebut kirim email ke ; pelaporan.bos@gmail.com ... dengan menyebutkan : 1. nama dan alamat sekolah dengan lengkap 2. kode/nomor regristrasi dari dapodik 3. npsn sekolah 4. permasalahan loginnya... Terima kasih.

Di Posting Rabu, 8 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
SMPN 3 MOJOAGUNG, Kab. Jombang, Jawa Timur

Tim BOS Menjawab:
Sabtu, 11 Mei 2013

Terimakasih atas pertanyaannya. Mohon maaf, agar Saudara mencantumkan apa yang menjadi pertanyaannya.

Di Posting Selasa, 7 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN NGLAWAK I, Kab. Nganjuk, Jawa Timur

NAMA SEKOLAH : SDN NGLAWAK I NPSN : 20538091 NO KODE REGISTER : E2QBCDIF0 KENAPA NPSN DAN NOMER REGISTER SEKOLAH KAMI TIDAK BISA LOGIN KE http://bos.kemdikbud.go.id/

Tim BOS Menjawab:
Jumat, 10 Mei 2013

kalau tidak berhasil dengan USERNAME dan PASSWORD tersebut kirim email ke ; pelaporan.bos@gmail.com ... dengan menyebutkan : 1. nama dan alamat sekolah dengan lengkap 2. kode/nomor regristrasi dari dapodik 3. npsn sekolah 4. permasalahan loginnya... Terima kasih.

Di Posting Selasa, 7 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
sdn nglawak 2 Kertosono, Kab. Nganjuk, Jawa Timur

kami tidak bisa login dengan kode register dan password yang diberikan oleh dinas Kabupaten. kode register E2QNP9RNS PASSWORD 20538092

Tim BOS Menjawab:
Selasa, 7 Mei 2013

kalau tidak berhasil dengan USERNAME dan PASSWORD tersebut kirim email ke ; pelaporan.bos@gmail.com ... dengan menyebutkan : 1. nama dan alamat sekolah dengan lengkap 2. kode/nomor regristrasi dari dapodik 3. npsn sekolah 4. permasalahan loginnya... Terima kasih.

Di Posting Selasa, 7 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN 1 KEUSIK, Kab. Lebak, Banten

saya guru sukarelawan di SDN 1 Keusik alhamdulilah sudah 8 tahun ikut bergabung, tapi....akhir-akhir ini semenjak berlakunya data online kenapa data saya oleh pihak sekolah tidak di masukan bahkan di daftar satu pun tidak ada....apakah memang peraturan pemerintah atau memang sentimen dari pimpinan terhadap guru sukwan....mohon penjelasannya terima kasih.

Tim BOS Menjawab:
Senin, 18 November 2013

silahkan diselesaikan dengan internal sekolah,tks

Di Posting Selasa, 7 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
SMP ISLAM MIFTAHUL JANNAH, Kab. Bogor, Jawa Barat

Di tahun 2012, pada triwulan ke III jumlah siswa kami yang seharusnya 53 menjadi 43, padahal dari laporan pemutakhiran data siswa sudah kami sampaikan sesuai dengan yang kami ajukan. sehingga berdampak berkurangnya pada jumlah penerimaan BOS yang kami terima di triwulan IV. kami sudah sampaikan ke upt pendidikan dan dinas kabupaten ternyata tidak ditindak lanjuti.

Tim BOS Menjawab:
Sabtu, 11 Mei 2013

Terimakasih atas informasinya. Masalah ini sebaiknya Saudara laporkan secara tertulis ke Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten dan tembusannya ditujukan ke Kantor Dinas Pendidikan Propinsi. Selanjutnya Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten akan mengajukan revisi ke Kantor Dinas Pendidikan Propinsi. Berdasarkan data revisi ini Kantor Dinas Pendidikan Propinsi akan mengalokasikan dana revisi ini bersamaan dengan alokasi dana Triwulan yang akan datang ke rekening sekolah Saudara.

Di Posting Senin, 6 Mei 2013 Oleh muhammad nur fawaid, xxx, xxx
Wajar Dikdas Wustha PPs. Nurul H, Kab. Jepara, Jawa Tengah

Assalamu'alaikum Wr. Wb,,, saya mewakili dari Penyelenggara Wajar Dikdas ingin menanyakan alasan secara rincinya mengapa dana BOS belum juga cair sampai detik ini, padahal kami sangat bergantung dengan dana tersebut, seperti untuk honor guru, listrik dann kebutuhan2 mendesak lainnya, Tolong sekali dijelaskan secara rinci dan sejelas-jelasnya agar tidak terjadi khabar yang simpang siur dan kesalah pahaman dari berbagai pihak. terimakasih, :) Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Tim BOS Menjawab:
Sabtu, 11 Mei 2013

Wswrwb. Terimakasih atas pertanyaannya. Mohon maaf kami tidak mempunyai wewenang untuk menjawabnya, karena masalah pelaksanaan program BOS untuk madrasah/wustho dan sejenisnya berada dalam wewenang Kementerian Agama. Karena itu pertanyaan tsb sebaiknya disampaikan langsung ke Kantor Kementerian Agama. Terimakasih.

Di Posting Senin, 6 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN NAGROG, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat

Saya ingin tanyakan apakah ada Kebijakan untuk Memungut Biaya Pelaksanaan UN untuk SDN . terimakasih

Tim BOS Menjawab:
Selasa, 7 Mei 2013

Tidak diperbolehkan bagi sekolah yg menerima dana BOS memungut biaya untuk UN.. Terima kasih

Di Posting Minggu, 5 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
sdn 4 besuki, Kab. Situbondo, Jawa Timur

saya mo tanya cara pengisian 13 poin triwulan 2 tapi gak bisa dionlinekan..saat dionline tetap tetap masih triwulan 1 dan saya mo tanyak lagi bagaimana mengecek data bos yang sudah selesai dionlinekan. sekian terimakasih

Di Posting Sabtu, 4 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
SD KATOLIK SANTA MARIA, Kab. Rembang, Jawa Tengah

Kami sudah melaporkan Penggunaan Dana Bos Tri Wulan I tahun 2013 secara online. Tapi ketika saya cek di http://bos.kemdikbud.go.id/Rekap, mengapa masih kosong dan belum terisi tiap komponennya ? kemudian saya isi ulang lagi dan simpan lalu cek kembali ternyata juga masih kosong. Saya cek juga di SD lain se-Kabupaten yang sudah lapor secara online hasilnya juga kosong... kami baca cara pelaporan BOS secara online melalui internet... jadi was2 jangan2 cara kami salah...

Tim BOS Menjawab:
Kamis, 29 Agustus 2013

untuk masalah ini akan kami beritahukan kepada pihak yang terkait dipelaporan online.. terima kasih

Di Posting Sabtu, 4 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN PULOKALAPA 2, Kab. Karawang, Jawa Barat

Selamat sore,, Bpk/Ibu dinas pendidikan yang terhormat, saya mohon penjelasan mengenai masalah yang sekarang sedang terjadi di Sekolah Dasar tempat anak - anak saya bersekolah. SDN PULOKALAPA II yang beralamat di Desa Pulokalapa Kec. Lemahabang Kab. Karawang. masalahnya begini dari pihak Sekolah Dasar meminta bantuan sumbangan dana sebesar Rp. 200.000 dengan alasan untuk membayar hutang bekas pembelanjaan kursi, meja, dan lemari sekolah sebesar Rp. 10.000.000 dan untuk pembangunan halaman Sekolah. Sebelumnya memang pihak Sekolah sudah mengadakan musyawarah dengan pihak wali murid mengenai masalah pungutan tersebut diatas, dari pihak sekolah menawarkan pungutan sebesar Rp. 232.000, tetapi perwakilan wali murid hanya menyanggupi sebesar Rp. 150.000, kemudian pihak "komite" malah memberikan penawaran terakhir sebesar Rp. 200.000 / siswa jumlah siswa sebanyak 189 siswa. dikarenakan wali murid di desa saya memang masih kurang keberanian untuk melakukan perlawanan karena memang tidak mengerti tentang "biaya operasional yang diberikan pemerintah kepada tiap sekolah". sedangkan pihak Komite sekolah juga tidak membela kepada wali murid malahan pihak komite seolah olah membela pihak sekolah khususnya kepala sekolah. Akhirnya hasil musyawarah tersebut memberikan kesimpulan bahwa tiap siswa membayar Rp. 200.000 dengan cara pemotongan uang tabungan sisiwa oleh pihak kepala sekolah, karena memang kepala sekolah sendiri yang memberikan ide untuk membeli meja, kursi, lemari dan pembangunan halaman sekolah.. yang menjadi masalah sekarang adalah wali murid merasa keberatan untuk membayar Rp. 200.000 / siswa, karena memang mata pencaharian wali murid adalah buruh tani dan bukan petani pemilik sawah, tapi para wali murid tidak berani untuk melakukan usulan keberatan tersebut dengan alasan mereka takut dengan pihak kepala sekolah, karena mereka berpikiran nanti kalau wali murid ada kebutuhan masalah dokumentasi atau surat pengantar dari sekolah tersebut akan dipersulit oleh pihak kepala sekolah tersebut. saya dan satu orang wali murid yang lain pernah meminta kepada kepala sekolah tersebut agar pihak sekolah mengeluarkan surat edaran atau surat pemberitahuan kepada wali murid mengenai permohonan bantuan dana atau sumbangan tersebut, kepala sekolah berjanji menyanggupi akan membuatkan surat edaran tersebut dan akan membagikan kepada wali murid pada tanggal 25 April 2013, tetapi sampai sekarang semua wali murid termasuk saya sendiri belum menerima surat edaran dari kepala sekolah tersebut, malahan tabungan anak saya yang paling kecil sudah dipotong biaya tersebut diatas Rp. 200.000 oleh kepala sekolah tersebut pada hari sabtu 4 Mei 2013 tanpa memberikan surat edaran terlebih dahulu. yang menjadi faktor keberatan para wali murid adalah : 1. Kenapa pihak sekolah khususnya kepala sekolah tidak mengadakan musyawarah terlebih dahulu dengan para wali murid, pada saat kepala sekolah akan membeli kebutuhan kursi, meja, lemari sekolah. sedangkan setelah meja, kursi, lemari sekolah sudah datang, pihak sekolah khususnya kepala sekolah malah membebankan semau biaya pembelian tersebut kepada wali murid sebesar Rp. 10.000.000. tanpa adanya transparansi mengenai biaya pembelian. 2. Memang sebagai wali murid kita mempunyai kewajiban untuk membantu semampunya mengenai kemajuan dan pembangunan sekolah anak kita, tapi... sumbangan tersebut besarnya jangan sampai atas dasar kehendak komite dan kepala sekolah saja, harus di dasarkan dengan kemampuan penghasilan ekonomi wali murid di desa kami. 3. kami sebagai wali murid jadi bingung, kenapa sekarang sekolah katanya ada dana bantuan dari pemerintah, tetapi kenapa kami para wali murid harus dibebani dengan biaya pungutan dari sekolah, dengan cara paksaan pula. 4. Memangnya dana dari pemerintah seperti BOS tidak diperuntukan membeli alat alat sekolah seperti Meja, Kursi, lemari sekolah. kenapa harus di bebankan kepada wali murid mohon sekiranya Bpk/Ibu dinas pendidikan Jawa Barat, bisa menjelaskan kepada kami sebagai wali murid, mengenai masalah tersebut diatas. terima kasih atas perhatiannnya dan mohon maaf jika ada kata - kata saya yang kurang berkenan. Hormat kami, Perwakilan Wali Murid SDN Pulokalapa II Desa. Pulokalapa Kec. Lemahabang kab. Karawang 

Tim BOS Menjawab:
Senin, 18 November 2013

terima kasih infonya,untuk sekolah yang telah mendapatkan dana BOS dilarang melakukan pungutan dana operasional sekolah kepada siswa,karena untuk operasional sekolah sudah dianggarkan dalam dana BOS,tks

Di Posting Sabtu, 4 Mei 2013 Oleh AL MUNAWAR, RT.03 RW.02 GODONG,GROBOGAN, 085641902180
SDN CABEAN 2, Kab. Demak, Jawa Tengah

DI SD SAYA JUMLAH WIYATA BAKTI 7 ORANG,BANYA KEGIATAN EKSTRA KURIKULER.KALAU UNTUK HONOR MAKSIMAL 20 % DARI ANGGARAN,MASIH KURANG BAGAIMANA SOLUSINYA? KASIHAN KALAU TENAGA WIYATA BAKTI DIBERI HONOR HANYA SEDIKIT.

Tim BOS Menjawab:
Jumat, 28 Juni 2013

Filosofi penggunaan dana BOS diperuntukan agar kegiaatan belajar mengajar disekolah dapat berjalan. Kemudian untuk tenaga kependidikan dan sarana prasarana pendidikan seyogyanya dapat dipenuhi oleh Pemerintah daerah,jadi angka 20% untuk guru honor sudah maximal.. Terima kasih

Di Posting Jumat, 3 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN 1 Kupang Raya Bandar Lampung, Kota Bandar Lampung, Lampung

Pengawas ujian dinformasikan tidak akan diberi honor spt pengawas2 SD lainny. Sempat protes saat rapat, sang kepala sekolah malah mengeluarkan pernyataan yaitu melarang ikut campur soal dana BOS. Makin mencurigakan saja. Tolong di selidiki sepak terjang Ibu Kepala Sekolah ini, sptny sdh klewat batas,semena-mena dan sangat2 tdk transparan. Pengaduan ini adlh yg ke 3 kaliny dgn penyimpangan dana yg sama. Terimakasih

Tim BOS Menjawab:
Selasa, 23 Juli 2013

Laporkan ke Dinas kab/kota setempat apabila terdapat penyimpangan dalam penggunaan dana BOS.. terima kasih

Di Posting Jumat, 3 Mei 2013 Oleh xxx, Desa Baringeng, Kab.Soppeng, Sulawesi Selatan, xxx
SDN 189 BUKIT BARINGENG, Kab. Soppeng, Sulawesi Selatan

Salam Hormat ! Di sekolah kami akan dilakukan pemasangan instalasi listrik dengan menggunakan dana BOS . apakah biaya untuk pemasangan listrik dikenakan pajak. Kalau memang harus dikenakan pajak, PPH/PPN pasal berapa yang sesuai ? terima kasih.

Tim BOS Menjawab:
Jumat, 28 Juni 2013

Pajaknya dikenakan menurut peraturan daerah setempat..Terima kasih

Di Posting Jumat, 3 Mei 2013 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN 1 Cijaku, Kab. Lebak, Banten

Saya sebagai masyarakat cijaku yg peduli akan kemajuan pendidikan di cijaku, mohon untuk di follow up mengenai adanya penyimpangan penggunaan dana bos dilingkungan sdn 01 Cijaku. Ada indikasi dana dipergunakan untuk keperluan pribadi. Sehingga dana gaji sukwan pun akan dibayarkan per triwulan. Pengawas, ataupun komite yg seharusy mengawasi dijabat oleh suami kepsek. sehingga pengaduanpun mentok ditengah jalan. terimakasih.

Tim BOS Menjawab:
Kamis, 16 Mei 2013

Terima kasih atas informasinya, ini akan menjadi bahan masukan monitoring pengawasan dan pemeriksaan instansi yang berwenang..

 

 

 

Resource links