Pengaduan Online

Di Posting Jumat, 21 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SMPN 1 SAWAHAN, Kab. Nganjuk, Jawa Timur

Bisakah dana BOS untuk SMP seandainya jika dipergunakan untuk pembelian 10 unit LCD Proyektor Screen untuk inventaris sekolah guna menunjang Kurikulum 2013, tanpa harus memungut ke siswa murid baru kelas 7? Per unit LCD Proyektor Screen ongkos pasang Rp. 5.650.000,-/unit/pasang. Total 10 unit x Rp. 5.650.000,- = Rp. 56.500.000, pungutan ke per siswa Rp. 220.000,- padahal dana tersebut sudah tertuang dalam Penggunaan Dana BOS Point. 12 Penggunaan Dana BOS 1.Pembelian/penggandaan buku teks pelajaran, yaitu untuk mengganti yang rusak atau untuk memenuhi kekurangan. 2.Pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka penerimaan siswa baru, yaitu biaya pendaftaran, penggandaan formulir, administrasi pendaftaran, dan pendaftaran ulang, pembuatan spanduk sekolah bebas pungutan, serta kegiatan lain yang berkaitan langsung dengan kegiatan tersebut (misalnya untuk fotocopy, konsumsi panitia, dan uang lembur dalam rangka penerimaan siswa baru, dan lainnya yang relevan); 3.Pembiayaan kegiatan pembelajaran remedial, PAKEM, pembelajaran kontekstual, pembelajaran pengayaan, pemantapan persiapan ujian, olahraga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka, palang merah remaja, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan sejenisnya (misalnya untuk honor jam mengajar tambahan di luar jam pelajaran, biaya transportasi dan akomodasi siswa/guru dalam rangka mengikuti lomba, fotocopy, membeli alat olah raga, alat kesenian dan biaya pendaftaran mengikuti lomba); 4.Pembiayaan ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil belajar siswa (misalnya untuk fotocopi/ penggandaan soal, honor koreksi ujian dan honor guru dalam rangka penyusunan rapor siswa); 5. Pembelian bahan-bahan habis pakai seperti buku tulis, kapur tulis, pensil, spidol, kertas, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris, langganan koran/majalah pendidikan, minuman dan makanan ringan untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah, serta pengadaan suku cadang alat kantor; 6. Pembiayaan langganan daya dan jasa, yaitu listrik, air, telepon, internet, modem, termasuk untuk pemasangan baru jika sudah ada jaringan di sekitar sekolah. Khusus di sekolah yang tidak ada jaringan listrik, dan jika sekolah tersebut memerlukan listrik untuk proses belajar mengajar di sekolah, maka diperkenankan untuk membeli genset; 7. Pembiayaan perawatan sekolah, yaitu pengecatan, perbaikan atap bocor, perbaikan sanitasi/WC siswa, perbaikan pintu dan jendela, perbaikan mebeler, perbaikan sanitasi sekolah, perbaikan lantai ubin/keramik dan perawatan fasilitas sekolah lainnya; 8. Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer. Untuk sekolah SD diperbolehkan untuk membayar honor tenaga yang membantu administrasi BOS; 9. Pengembangan profesi guru seperti pelatihan, KKG/MGMP dan KKKS/MKKS. Khusus untuk sekolah yang memperoleh hibah/block grant pengembangan KKG/MGMP atau sejenisnya pada tahun anggaran yang sama tidak diperkenankan menggunakan dana BOS untuk peruntukan yang sama; 10. Pemberian bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transport dari dan ke sekolah, seragam, sepatu/alat tulis sekolah bagi siswa miskin yang menerima Bantuan Siswa Miskin . Jika dinilai lebih ekonomis, dapat juga untuk membeli alat transportasi sederhana yang akan menjadi barang inventaris sekolah (misalnya sepeda, perahu penyeberangan, dll); 11. Pembiayaan pengelolaan BOS seperti alat tulis kantor (ATK termasuk tinta printer, CD dan flash disk), penggandaan, surat-menyurat, insentif bagi bendahara dalam rangka penyusunan laporan BOS dan biaya transportasi dalam rangka mengambil dana BOS di Bank/PT Pos; 12. Pembelian komputer (desktop/work station) dan printer untuk kegiatan belajar siswa, masing-masing maksimum 1 unit dalam satu tahun anggaran; Bila seluruh komponen 1 s.d 12 di atas telah terpenuhi pendanaannya dari BOS dan masih terdapat sisa dana, maka sisa dana BOS tersebut dapat digunakan untuk membeli alat peraga, media pembelajaran, mesin ketik, peralatan UKS dan mebeler sekolah. Larangan Penggunaan Dana BOS Disimpan dalam jangka waktu lama dengan maksud dibungakan. Dipinjamkan kepada pihak lain. Membiayai kegiatan yang tidak menjadi prioritas sekolah dan memerlukan biaya besar, misalnya studi banding, studi tour (karya wisata) dan sejenisnya. Membiayai kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD Kecamatan/ Kabupaten/kota/Provinsi/Pusat, atau pihak lainnya, walaupun pihak sekolah tidak ikut serta dalam kegiatan tersebut. Sekolah hanya diperbolehkan menanggung biaya untuk siswa/guru yang ikut serta dalam kegiatan tersebut. Membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru. Membeli pakaian/seragam bagi guru/siswa untuk kepentingan pribadi (bukan inventaris sekolah). Digunakan untuk rehabilitasi sedang dan berat. Membangun gedung/ruangan baru. Membeli bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran. Menanamkan saham. Membiayai kegiatan yang telah dibiayai dari sumber dana pemerintah pusat atau pemerintah daerah secara penuh/wajar, misalnya guru kontrak/guru bantu. Kegiatan penunjang yang tidak ada kaitannya dengan operasi sekolah, misalnya iuran dalam rangka perayaan hari besar nasional dan upacara keagamaan/acara keagamaan. Membiayai kegiatan dalam rangka mengikuti pelatihan/sosialisasi/ pendampingan terkait program BOS/perpajakan program BOS yang diselenggarakan lembaga di luar Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/ Kota dan Kementerian Pendidikan Nasional

Tim BOS Menjawab:
Selasa, 23 Desember 2014

Terima kasih, Dana BOS pada intinya digunakan untuk biaya operasi non personal dan dimanfaatkan oleh sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Dalam pelaksanaan sekolah harus membuat RKAS yang mengutamakan pada prioritas kebutuhan sekolah. Kami himbau sekolah membelajakan dana BOS harus sesuai dengan RKAS dan tidak menyimpang dari Juknis BOS yang ada.

Di Posting Kamis, 20 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
sdn 59 garotin, Kab. Enrekang, Sulawesi Selatan

maaf sebelumnya di sekolah saya kurang jumlah siswa 155-148 pada bos terakhir sinc pada dapodik tanggal 24/09/2014 jumlah siswa 155 download generet prefill pada tanggal 31/10/2014 jumlah siswa masih 155 tolong penjelasanx. karna bukan cuma sekolah saya yang mengalami kekurangan sebagian besar sekolah di kabupaten enrekang mengalami kekurangan jumlah siswa. kami melakukan komfirmasi ke dinas kabupaten katanya dari propinsi. kemudian dinas kabupaten mengkomfirmasi ke dinas propinsi mengatakan semua data dari dapodik tapi data pada dapodik sudah valid tapi kok kurang jumlah siswa yang di bayarkan.

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 November 2014

segera laporkan ke dinas kab/kota dam propinsi untuk diperbaiki,tks

Di Posting Kamis, 20 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN melakasari, Kab. Cirebon, Jawa Barat

kurang paham

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 November 2014

silahkan pertanyaannya diperbaiki lg,tks

Di Posting Kamis, 20 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
sd negeri 1 citorek kidul, Kab. Lebak, Banten

Kenapa bos triwulan empat belum turun di kabupaten lebak. Saya guru honorer merasa sangat tersiksa. Belum gajian tiga bulan....

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 November 2014

masalah administrasi di propinsi banten belum selesai,paling lambai 1 minggu lagi,tks

Di Posting Rabu, 19 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SDIT AL MUHSIN, Kota Metro, Lampung

Kode Registrasi Sekolah , YANG TIDAK DI TEMUKAN

Tim BOS Menjawab:
Jumat, 28 November 2014

Mohon pastikan bahwa Kode Registrasi dan Password untuk login pada form tersebut telah sesuai. Jika tidak bisa Silakan menghubungi Call Center: 081330019592 (call/sms) atau email: pelaporan.bos@gmail.com dengan mengirimkan data berikut (Nama sekolah, Alamat sekolah, Kecamatan, Kode Registrasi, NPSN dan No Telepon)..Terima kasih

Di Posting Rabu, 19 November 2014 Oleh xxx, JLN WANA BAKTI III MARGOREJO METRO SELATAN KOTA METRO, xxx
SDIT AL MUHSIN, Kota Metro, Lampung

UNSER NAME ATAU Kode Registrasi Sekolah YANG TIDAK DI TEMUKAN,, MOHON BANUANNYA,, UNTUK SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AL MUHSIN METRO

Tim BOS Menjawab:
Jumat, 28 November 2014

Mohon pastikan bahwa Kode Registrasi dan Password untuk login pada form tersebut telah sesuai. Jika tidak bisa Silakan menghubungi Call Center: 081330019592 (call/sms) atau email: pelaporan.bos@gmail.com dengan mengirimkan data berikut (Nama sekolah, Alamat sekolah, Kecamatan, Kode Registrasi, NPSN dan No Telepon)..Terima kasih

Di Posting Rabu, 19 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SD Cisereh 2, Kab. Tangerang, Banten

Apakah Bansos Buku bisa dibantu 100% oleh Kemdikbud?

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 November 2014

seluruh buku kurikulum 2013 dibiayai dari dana BOS,tks

Di Posting Selasa, 18 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SDN Kutamanggu II, Kab. Majalengka, Jawa Barat

Kenapa di Kabupaten Majalengka BOS Triwulan IV sampai sekarang belum cair?sudah hampir mau 2 bulan ini sekolah dalam melaksanakan kegiatannya selalu meminjam ke tabungan...tolong diperhatikan....di Kabupaten Majalengka selalu terlambat...

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 November 2014

terima kasih infonya akan ditindaklanjuti,tks

Di Posting Selasa, 18 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SMPN 1 Kajen, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah

Assalamualaikum,saya mau tanya apakah dgn alasan untuk pembangunan pagar dll memang harus di bebankan kepada siswa atau ini sebuah penyimpangan? Anak saya di kenakan iuran sebesar 228rb/siswa yg katanya utk pembangunan pagar sekolah dan yg lainnya. Pada saat di adakan rapat wali murid,memang dari pihak kami selaku wali murid tidak bisa berbuat banyak apalagi utk menentangnya. Karena kami sbg warga kecil hanya bisa pasrah menerima pengumuman tersebut. Dan akhirnya byk yg menyetujui akan hal itu walaupun di dlm hati msng2 wali murid byk yg mengeluhkan. Apakah sebuah pungutan tsb memang di perbolehkan dari pihak dinas pendidikan atau itu sebuah penyimoangan peraturan? Kalo memang itu di benarkan adanya terus dana bantuan yg di berikan kepada pihak sekolah kemana? Dan kalo memang itu sebuah kesalahan mohon untuk segera di tindak segala pungutan2 tsb. Sbg informasi,dari pihak wali murid sudah byk yg membayar sebagai uang muka. Saya cuma prihatin dan khawatir,baru masuk kelas 1 saja sudah ada pungutan semacam itu bagaimana nanti sampe ke kelas 3 dan generasi2 berikutnya? Untuk yg wali murid tsb punya uang gak jasi masalah tapi utk yg tidak mampu hal seperti itu sangatlah sebuah beban berat utk mwnyekolahkan anaknya. Mohon wujudkan slogan "Sekolah Gratis Pendidikan Dasar" tanpa adanya pungutan apapun terhadap siswa. Sekian dan terimakasih. Wassalam

Di Posting Selasa, 18 November 2014 Oleh indra maulana, xxx, xxx
desa balegede, Kab. Cianjur, Jawa Barat

Saya kepala sekolah di smk agrapura parahita, kami baru punya kelas x saja dan alhamdulilah memiliki murid yg cukup banyak, namun karena lokasi kami di perdesaan dan rata2 orang tua siswa hanyalah petani sehingga sekolah sangat meringankan biaya pendidikan dan mengharapkan dana bos untuk membantu kegiatan sekolah. Kami telah mengusulkan ke dinas pendidikan namun sampai saat ini belum menerima bos padahal berdasarkan juknis bos 2014 syarat nya hanya izin operasional dan npsn. Dan kami sudah memiliki keduanya. Npsn kami 69830092. Mohon dengan sangat demi anak anak desa terpencil. Terima kasih.

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 November 2014

silahkan sampaikan ke Direktorat SMK,tks

Di Posting Selasa, 18 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
semua sekolah di kecamatan kepan, Kab. Malang, Jawa Timur

semua kamuflase.... Tidak boleh jual seragam..jual kain yang harganya lebih mahal dipasaran. SPP menjadi Sumbangan Komite.diseluruh hampir kabupaten malang. bantuan tidak pada sasaran. dan masih banyak hal.. sebetulnya dinas tau tapi masa bodoh. mohon segera tindak lanjutnya..

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 November 2014

terima kasih infonya unt ditindak lanjuti,tks

Di Posting Selasa, 18 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SD Bambu Apus 04, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta

Sebagai orang tua murid dari salah satu siswa SD di Jakarta, saya merasa bahwa kurikulum 2013 tidak mengena dan tidak tepat sasaran. sebaiknya dikembalikan k kurikulum KTSP dan tolong raport jangan dirubah. Untuk kerjasama dan perhatiannya saya ucapkan terima kasih. :-)

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 November 2014

terima kasih saran dan masukannya sebagai bahan evaluasi kedepan,tks

Di Posting Senin, 17 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
Pelawad, Kota Tangerang, Banten

Jika dana Bos selalu telat tdk kasihankah kpd honor? Jika telat selalu akan tercapai kata kwalitas? Kenapa tdk mendahulukan pendidikan tdk telat akan menghasikan kwalitas. Guru diam itu lapar lelah

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 November 2014

masalah telat penyaluran dana BOS dipropinsi Banten silahkan sampaikan ke dinas propinsi karena dari pusat sdh ditransfer ke daerah,tks

Di Posting Senin, 17 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SMP Islam Assalam, Kab. Grobogan, Jawa Tengah

Format Rencana terima, Rencana Keluar, Realisasi Terima, Realisasi Keluar periode 3 (Juli-Sept) sudah di isi dan sudah singkron. Tapi ketika dicetak per triwulan data bulan Juli (yang bersumber dari realisasi keluar) tidak keluar. sehingga hanya bulan Agustus dan September saja yang tercatat. Tolong di jelaskan bagai mana solusinya? terimakasih

Di Posting Senin, 17 November 2014 Oleh xxx, xxx, xxx
SDS Tunas Harapan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta

Penyelewengan uang dana BOS yg dilakukan secara bersih oleh kepala sekolah SDS Tunas Harapan Jakarta. Uang Dana BOS tersebut tidak pernah disalurkan kepada siswa. Dan semua SPJ BOS dimanipulasi oleh kepala sekolah yg bernama Dewi Umriti, S.Pd. dengan No. NIP 19590816198010203 kepala sekolah bekerja sendiri dengan memanipulasi semua data2 SPJ BOS. Semua stempel dan nota pengeluaran di buat sendiri oleh kepala sekolah tersebut. Dana BOS yg di selewengkan sudah bertahun2 dan belum ada yang memeriksa lebih detail. Semua data dan bukti disimpah oleh kepala sekolah tersebut didalam lemari sekolah. Saya mohon untuk segera diperiksa dengan jelas.

Tim BOS Menjawab:
Senin, 24 November 2014

terima kasih infonya akan kami tindak lanjuti

 

 

 

Resource links